Headlines News :
Seutama utama Ibadah Ummatku, ialah Membaca Al-Qur'an (HR.Abu Nu'aim)

Categories

Total

Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
Powered by Blogger.
Showing posts with label Artikel S-3. Show all posts
Showing posts with label Artikel S-3. Show all posts

Membahagiaan Ortu (Rizka)


Assalamu’alaikum.wr.wb
Segalapujibagi Allah SWT Yang telahmenghidupkankita,kemudianmemberikitapetunjuk, Yang telahmenurunkanrizkiuntukkita, danapabilakitasakit,makaDia-lah Yang menyembuhkannnya.
Wahaikaummuslimin yang dirahmati Allah..
Kita seoranganak yang dilahirkandarirahimseorangibu.Kita-lahseoranganak yang pernahdiasuholehibudan ayah.Merekamengasuhkitadenganpenuhkasihsayang, penuhdenganperjuanganhanya demi kebahagiaanhidupkita.
Sungguhtidakpantasbagikitajikasampaimerasasombongterhadapkeduaorangtuakita, tidakpantas pula melupakankebaikanmerekaselamaini. Janganlahsekali-kali kitaberfikirkeduaorangtuadiacuhkan, dilalaikan, diabaikanbegitusaja, ataubahkan di pantijompokan.Sesungguhnyaapa yang kitacapaisekaranginitidakterlepasdariperankeduaorangtua yang merupakankeberhasilandanpencapaiankita. Lantasadakahniatdalambenakkitauntukmembahagiakanhidupmereka?
Firman Allah dalamsurat AL-Isro’ Ayat 23:                    


“Dan Rabb-mu telahmemerintahkan agar kamujanganmenyembahselainDia, danhendaklahberbuatbaikkepadaibudanbapakmu.Jikasalahseorangdiantarakeduanyaataukedua-duanyasampaiberusialanjutdalampemeliharaanmu, makajanganlahsekali-kali mengatakankepadakeduanyaperkataan “ah” danjanganlahmembentakkeduanya, danucapkanlahkepadakeduanyaperkataan yang baik.” (Al-Isro’:23)
Wahaikaummuslimin yang dirahmati Allah..
Jikakitamenginginkankebahagiaankeduaorangtuakita yang tidakhanyaterbatas di duniasajatapijugabisaberlanjutsampai di akherat, makahendaknyakitamengamalkantuntunanRasulullah saw. Dalamhaditsriwayat Imam Hakim, beliaRasulullah saw bersabda:
“Sesungguhnya  Allahswtmengangkatderajatseoranghamba yang sholeh di surga. Kemudianiaberkata: “YaRabb, bagaimanabisaakumendapatkanini?” Kemudian Allah berkata: “Itudikarenakanistighfaranakmu yang dipanjatkanuntukmu.”
Ada beberapahal yang bisakitalakukanuntukkeduaorangtua, agar kelakmerekabisamerasakankebahagiaan di surga:
1.      Banyakberdoauntukkeduanya.
2.      Berhaji /berumrohuntukkeduanya. Ada salahseorangsahabatmintaizinkepadaRasulullah saw agar iabisaberhajidanberumrohuntukbapaknya yang sudahtua. MakaRasulullahbersabda: “berhajilahuntukbapakmudanberumrohlah!”
3.      Berpuasauntukkeduanya (sebagaiqodo’ jikalaumerekameninggalkanpuasaRamadhankarenaudzursyar’i). Rasulullahbersabda: “Barangsiapa yang meninggalsedangiamempunyaihutangpuasamakahendaklahada yang berpuasauntuknya.”
Wahaikaummuslimin yang berbahagia..
Demikian yang bisasayasampaikan, kitaberdoamudah-mudahankelak Allah swtmengumpulkankitabersamakeduaorangtuakita di surgaNya yang abadi, sebagai Allah swtberfirman :


“Dan orang-orang beriman, besertaanakcucumereka yang mengikutimerekadalamkeimanan, (maka) akan kami pertemukanmerekadengananakcucumereka (di dalamsurga), dan kami tidakmengurangisedikitpunpahalaamal (kebajikan) mereka.Setiap orang terkaitdenganapa yang dikerjakannya.” (Ath-Thur : 21).
Wassalamu’alaikum.wr.wb

Jujur dan Larangan Dusta (Bryan)


·         KHUTBAH JUMAT PERTAMA

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعْيِنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَسْتَهْدِيْهِ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا , مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَهُوَ الْمُهْتَدُّ وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ , وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمِّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
أَللَّهُمَّ صَـلِّ وَسَـلِّمْ وَبَارِكْ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
قَالَ اللهُ تَعَالَى بَعْدَ أَنْ أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيراً وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَاْلأََرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيباً
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُواْ اللَّهَ وَقُوْلُواْ قَوْلاً سَدِيداً ,  يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزاً عَظِيماً
أَمَّا بَعْدُ:
فَإِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ  وَشَرَّ الأُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا فَإِنَّ كُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ وَكُلَّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ
Segalapujihanyamilik Allah SubhanahuwaTa’ala, yang telahmemberikankitapetunjukkepadaadab yang paling sempurnadanmembukakansebagianpintu-pintukebaikandansemuapintukemenangan. Akubersaksibahwatiada ilâh yang benarkecuali Allah SubhanahuwaTa’ala semata; yang MahamulialagiMahaPemberi. Dan akubersaksibahwa Muhammad shallallahu ‘alaihiwasallam adalahhambadanutusan-Nya. Beliauadalahmanusia yang paling baikakhlaknya. SemogaSalawatsenantiasatercurahkepadabeliau, keluargadankaumMuslimin yang mengikutibeliaudenganbaikhinggaharikiamat.
Ammaba`du
WahaikaumMuslimin, marilahkitabertakwakepada Allah SubhanahuwaTa’ala. Marilahkitamenjadi orang-orang yang jujur, berlakubaikkepada Allah SubhanahuwaTa’ala dankepadaseluruhmakhluk, jikakitamemangbenar-benar orang yang beriman. Hendaklahkitaberlaku jujur, karena kejujuran mengantarkankepadakebaikan, dankebaikanmengantarkankitakepadasurga. Seseorangituselaluberlaku jujur danmembiasakannya, hingga di sisiAllah SubhanahuwaTa’ala dia di tulissebagai orang yang jujur. Orang-orang yang jujurdalamucapandanperbuatannya, akandicintaioleh Allah SubhanahuwaTa’ala dandicintaiolehmanusia. Setiapmajelismerasasenangapabilamerekadisebut, danhati pun menjadimenerimadenganlapangsetiap kali merekamembawaberita. Merekamemperolehbuahkejujuranmereka di duniadan di alamkubur. Apabilamereka di kumpulkan, setiaplisanselalumengucapkan kata pujianbagimereka. Hatimerekadipenuhi rasa cintadanpersaudaraan. Dan kejujuranitumencakupkeyakinan, ucapandanperbuatan.
Jujurdalamkeyakinan maksudnyaadalahkeikhlasanseseorangdalamberamal. Iatidakmengerjakanamalankarena riyâ` ataupun sum`ah. Adapun jujurdalamucapan, maksudnyadia jujur denganberita yang disampaikankepadanyasertaucapannyasesuaidengankenyataan. Diatidakmemberikankabarberita yang menyelisihikenyataan/realita, baikketikasungguh-sungguhmaupunsendagurau; baikketikasenangmaupunsempit. Diaselalumenyampaikanberitadalamkeadaansempitmaupunlapang; dalamkeadaanmarahmaupunridha, dalamseluruhmuamalahnya, baikberupasewamenyewamaupunjualbeli.
Adapunjujurdalamperbuatan, maksudnyaadalahiamengikutiNabi shallallahu ‘alaihiwasallam dalamamalibadahnyadansemuamuamalahnya, dengannasehat yang sungguh-sungguh. Jikadiabekerjauntuk orang lain, ia pun bersungguh-sungguhdanmenyelesaikannya.
Kita janganberkata dusta. Karenasesungguhnyadustaitumengantarkankepadaperbuatandosadanperbuatandosaitumenyebabkanmasukneraka. Seseorangitubilasenantiasaberbuatdustaniscayaditulis di sisi Allah Ta’ala sebagaipendusta. Dustaitudibencioleh Allah SubhanahuwaTa’ala danmanusia. Jikadiamenyampaikanberita, beritanyatidak tsiqah (terpercaya). Ketahuilahbahwadustainijugamencakupkeyakinan, perbuatandanperkataan.
Dustadalamkeyakinanmaksudnyaadalahperbuatanmanusia yang dilakukankarena riya`(pamer) danhanyamengharapkanpujianmanusiasemata. Allah SubhanahuwaTa’ala berfirman,
مَن كَانَ يُرِيدُ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا وَزِينَتَهَا نُوَفِّ إِلَيْهِمْ أَعْمَالَهُمْ فِيهَا وَهُمْ فِيهَا لاَيُبْخَسُونَ {15} أُوْلَئِكَ الَّذِينَ لَيْسَ لَهُمْ فِي اْلأَخِرَةِ إِلاَّ النَّارَ وَحَبِطَ مَاصَنَعُوا فِيهَا وَبَاطِلٌ مَّاكَانُوا يَعْمَلُونَ
Barangsiapa yang menghendakikehidupanduniadanperhiasannya, niscaya Kami berikankepadamerekabalasanpekerjaanmereka di duniadengansempurnadanmereka di duniaitutidakakandirugikan. Itulah orang-orang yang tidakmemperoleh di akhirat, kecualinerakadanlenyaplah di akhiratituapa yang telahmerekausahakan di duniadansia-sialahapa yang telahmerekakerjakan (Qs Hûd/11:15-16)
Adapun dusta dalamucapan, maksudnyaadalahmenyampaikanberita yang menyelisihikenyataan. Iniadalahperbuatan yang dilarang, baikperbuatan dusta itumemilikidampakmemakanharta orang lain danmenzhaliminyaataupuntidakmemilikidampaksekalipun. Semuabentukperbuatan dustaadalah haram dantercela, kecualiapabilamemilikimaslahat yang besar, seperti dustadalampertempuranmelawanmusuhdandustauntukmemperbaikihubunganantaramanusiagunamenghilangkanperselisihandankebencian. Dalamhadits, Nabi shallallahu ‘alaihiwasallam bersabda,
أَنَا زَعِيمٌ بِبَيْتٍ فِي رَبَضِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْمِرَاءَ وَإِنْ كَانَ مُحِقًّا وَبِبَيْتٍ فِي وَسَطِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْكَذِبَ وَإِنْ كَانَ مَازِحًا
Akuadalahpemimpin di rumah yang adatengah di surgabagi orang-orang yang meninggalkandusta, walaupundalamkeadaansendagurau.(HR. Abu Dâwud 4800 darihaditsUmâmah radhiallahu ‘anhu)
Dusta itumemilikitingkatan yang berbeda-beda. Semakinbesarmadharatnya, semakinbesar pula dosanya. Adapun dustadalamperbuatan, maksudnyaadalah orang yang perbuatannyamenyelisihiucapannya. Seperti orang yang berpura-puramemberikannasehat, padahaldiahendakmenipu; seperti orang yang menampakkanbagianbarangdagangannya yang baik-baik, padahalsebaliknya.
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِيْ الْقُرْانِ الْعَظِيْمِ , وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلأَيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ , أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ الله َلِيْ وَلَكُمْ وَلِكَافَةِ الْمُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ , فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
·         KHUTBAH JUMAT KEDUA

WahaikaumMuslimin, marikitabertakwakepada Allah SubhanahuwaTa’ala dan menegakkankejujuran dalamsegalakondisi agar kitamendapatkankeberuntungan. Allah SubhanahuwaTa’ala berfirman,
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ
Hai orang-orang yang berimanbertakwalahkepada Allah, danhendaklahkamubersama orang-orang yang benar. (Qs at-Taubah/9:119)
باَرَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِيْ القُراْنِ الْعَظِيْمِ , وَنَفَعَنِيْ وَإِياَّكُمْ بِمَافِيْهِ مِنَ اْلأَياَتِ وَالذِّكْرِالْحَكِيْمِ , أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا واسْتَغْفِرُاللهَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِكَافَةِ الْمُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَتْبٍ , فاَسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَالْغَفُوْرُالرَّحِيْمُ
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ, اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ
رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَِلإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِاْلإِيمَانِ وَلا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلاَّ لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوفٌ رَحِيمٌ
رَبَّنَا لا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْراً كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلا تُحَمِّلْنَا مَا لا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلاَنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ, وَأَقِمِ الصَّلاَةَ
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. INTISARI QUR'AN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger